Saturday, December 24, 2016

Mendaftarkan Jurnal Elektronik ke Directory of Open Access Journals dan Google Scholar

Setelah pengelola jurnal membangun aplikasi pengelolaan jurnal secara elektronik semacam Open Journal System, yang harus dilakukan selanjutnya adalah mendaftarkan jurnal elektronik tersebut ke mesin-mesin atau situs pengindeks jurnal elektronik. Saat ini ada banyak situs pengindeks tersebut dari yang bergengsi seperti Thomson Reuters, Scopus, sampai ke situs pengindeks level di bawahnya seperti Directory of Open Access Journals, Google Scholar, dll. Selain dari luar negeri, ada pula situs pengindeks jurnal dari dalam negeri. Pada tulisan ini dibahas beberapa situs pengindeks jurnal tersebut yang merupakan situs pengindeks ‘wajib’ bagi para pengelola jurnal elektronik, yaitu Directory of Open Access Journals dan Google Scholar. 

Directory of Open Access Journals (DOAJ) 

Situs pengindeks jurnal elektronik ini beralamat di http://www.doaj.org. DOAJ termasuk situs pengindeks jurnal yang pertama kali harus dikejar sebelum sebuah jurnal terindeks di tempat lain. Agar dapat terindeks di situs ini sebuah jurnal harus memenuhi kriteria tertentu. Ada banyak kriteria yang harus dipenuhi oleh sebuah jurnal elektronik, tetapi yang perlu digarisbawahi diantaranya adalah harus menyediakan akses terbuka (open access) bagi pembaca baik abstrak maupun teks penuhnya. Selain itu kebijakan akses terbuka juga ditunjukkan secara eksplisit (jelas) pada situs jurnal elektronik. Pada aplikasi Open Journal System (OJS) biasanya dijelaskan pada bagian Aims and Scope (Fokus dan Ruang Lingkup). 

Yang tidak kalah pentingnya adalah melengkapi situs OJS pada bagian Tentang Kami yang berisi kontak, Tim Editorial, Kebijakan, dll. 


Untuk mendaftarkan jurnal elektronik ke DOAJ gunakan menu Suggest. Akan tampil form isian seperti gambar di bawah ini.  


Setelah Anda melakukan suggest jurnal Anda di sini, DOAJ akan melakukan pemeriksaan. Bila jurnal Anda layak untuk masuk ke DOAJ nantinya akan ada email pemberitahuan bahwa jurnal telah masuk ke database DOAJ. Anda pun diberikan login untuk memasukkan metadata jurnal Anda yang bisa diekspor langsung dari aplikasi OJS.

Lamanya waktu dari suggest jurnal sampai terdaftar di mesin pencari bisa jadi berbeda-beda, pengalaman penulis memerlukan waktu sekitar 3 bulan.   


Google Scholar
Google Scholar yang beralamat di http://scholar.google.com merupakan situs pengindeks jrnal yang dikelola oleh Google dan diperkenalkan sejak tahun 2004. Agar dapat masuk terdaftar dalam Google Scholar, sebuah jurnal elektronik harus melakukan inclusion yang panduannya dapat dibaca di alamat http://scholar.google.com/scholar/inclusion.html#crawl. Beberapa hal yang perlu diperhatikan, berdasarkan pengalaman penulis, adalah file full text PDF tidak boleh melebihi ukuran 5 MB, akan lebih baik file full text pada jurnal Anda berada dalam format HTML. Bila mesin OJS Anda menggunakan robot.txt pastikan Google Scholar dapat merambah situs OJS Anda, lebih amannya jangan pernah menggunakan robot.txt pada situs Anda.

Selanjutnya adalah mendaftarkan situs OJS Anda ke Google Scholar.
Anda dapat mengisi form yang ada di alamat https://support.google.com/scholar/bin/request.py? atau di https://support.google.com/scholar/troubleshooter/2898950?rd=1.     

Berdasarkan pengalaman penulis, perlu juga melakukan fetching situs OJS Anda ke Google. Hal ini dimaksudkan agar lebih cepat situs OJS Anda terdaftar di Google. Caranya dengan mengunjungi situs http://www.google.com/webmasters/tools. Setelah ‎memasukkan situs OJS Anda klik tombol FETCH. 

Berdasarkan pengalaman penulis, proses indexing di Google Scholar dengan cara seperti ini tidak sampai satu minggu, jurnal elektronik kita sudah dapat dicari di Google Scholar. 

Demikian proses indexing di DOAJ dan Google Scholar. Semoga bermanfaat bagi para pengelola jurnal elektronik dalam rangka menyebarluaskan hasil-hasil penelitian dan dalam upaya mengangkat visibilitas jurnal Indonesia di forum internasional. 

Sumber : Happy Chandraleka di Ilmu Komputer.com